Awal Gemilang Berujung Pahit, Perjalanan Inter Milan di Liga Champions Terhenti

Awal Gemilang Berujung Pahit, Perjalanan Inter Milan di Liga Champions Terhenti
Inter Milan (Dok : Int).

KabarArena.com — Langkah Inter Milan di Liga Champions musim ini berakhir lebih cepat dari harapan. Sempat tampil gemilang di fase awal dan digadang sebagai kandidat kuat, wakil Italia itu justru tersingkir setelah kalah dari Bodo/Glimt di babak playoff.

Perjalanan Inter menampilkan kontras yang tajam. Awal impresif dengan kemenangan beruntun memberi optimisme, namun momentum perlahan menghilang seiring hasil negatif yang mulai berdatangan dan menggerus stabilitas tim.

Dalam beberapa musim terakhir, Inter dikenal konsisten di kompetisi Eropa dan bahkan pernah mencapai final Liga Champions pada era pelatih sebelumnya.

Namun musim ini menghadirkan cerita berbeda, ketika langkah mereka harus berhenti lebih cepat dari biasanya.

Kini, Inter mengalihkan fokus ke kompetisi domestik. Mereka masih bersaing di Serie A dan Coppa Italia setelah tersingkir dari pentas Eropa.

Empat Kemenangan Awal yang Meyakinkan

Inter membuka fase grup dengan kemenangan tandang 2-0 atas Ajax Amsterdam, langsung menunjukkan kualitas sebagai tim papan atas.

Kemenangan kedua diraih saat menghadapi Slavia Praha di kandang dengan skor 3-0 dalam laga yang berjalan dominan.

Performa Inter semakin meyakinkan ketika mengalahkan Union Saint-Gilloise 4-0 di laga tandang.

Rekor sempurna berlanjut saat mereka mengalahkan Kairat Almaty 2-1, menjaga tren kemenangan di awal kompetisi.

Momentum Mulai Hilang

Penurunan performa mulai terlihat ketika Inter kalah 1-2 dari Atletico Madrid dalam laga tandang yang berlangsung ketat. Kekalahan tersebut menjadi titik balik perjalanan mereka.

Masalah berlanjut saat Inter tumbang 0-1 dari Liverpool FC di kandang, diikuti kekalahan 1-3 dari Arsenal FC di laga tandang yang memperumit situasi.

Inter masih memiliki peluang lolos dan menghadapi Borussia Dortmund dalam laga penentuan. Mereka menang 2-0 di kandang Dortmund, memastikan tiket ke babak playoff dan sempat menghidupkan kembali harapan.

Namun momentum itu tidak bertahan lama. Di fase playoff, Inter berhadapan dengan Bodo/Glimt dalam duel dua leg yang menentukan nasib mereka.

Pada leg pertama di Norwegia, Inter kalah 1-3 sehingga berada di posisi sulit. Upaya bangkit di leg kedua di kandang tidak membuahkan hasil setelah kembali kalah 1-2.

Keberhasilan tersebut memastikan perjalanan Inter di Liga Champions musim ini berakhir. Awal yang kuat pada akhirnya tidak cukup membawa mereka melangkah lebih jauh di kompetisi paling bergengsi di Eropa.

Exit mobile version