KabarArena.com — Perjuangan pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, harus berakhir dengan medali perak pada SEA Games 2025. Mereka takluk dari wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dalam laga final yang berlangsung sengit.
Final cabang olahraga bulutangkis nomor perorangan tersebut digelar di Gymnasium 4, Thammasat University, Pathum Thani, Minggu (14/12/2025). Partai ganda putri menyajikan duel klasik Indonesia kontra Malaysia.
Pada gim pertama, Febriana/Meilysa langsung berada dalam tekanan. Mereka tertinggal 0-4 di awal pertandingan dan kembali ketinggalan 6-11 saat interval. Meski sempat menyamakan kedudukan menjadi 13-13, pasangan Indonesia akhirnya harus menyerah 16-21 setelah Pearly/Thinaah mencapai game point lebih dulu.
Memasuki gim kedua, tekanan dari pasangan Malaysia belum mengendur. Febriana/Meilysa bahkan tertinggal jauh 0-7 dan kembali berada di posisi tertinggal 5-11 pada interval. Namun, mereka bangkit dengan permainan lebih agresif dan berhasil memperkecil jarak menjadi 10-13, sebelum menyamakan skor 14-14.
Momentum kemudian berbalik. Febriana/Meilysa unggul 16-15 dan mencapai game point terlebih dahulu pada kedudukan 20-17. Mereka menutup gim kedua dengan kemenangan 21-19, memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game.
Gim penentuan berlangsung ketat sejak awal. Kedua pasangan saling kejar poin dengan skor imbang 6-6, 8-8, hingga 9-9. Febriana/Meilysa tertinggal tipis 10-11 saat interval, namun sempat tampil unggul 14-11 setelah jeda.
Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga skor 17-14, sebelum akhirnya disamakan menjadi 17-17. Pada fase krusial, Pearly/Thinaah tampil lebih solid dan mencapai Championship Point lebih dulu pada kedudukan 20-17. Febriana/Meilysa pun harus mengakui keunggulan lawan dengan kekalahan 17-21.
Hasil ini membuat Febriana/Meilysa mengantongi medali perak SEA Games 2025, sementara emas menjadi milik pasangan Malaysia.












