KabarArena.com — Isu masa depan Marc Marquez kembali menghangat menjelang perubahan besar regulasi MotoGP 2027. Meski kini tengah menikmati masa keemasan bersama Ducati Lenovo Team, pebalap asal Spanyol itu tak sepenuhnya menutup peluang hengkang ketika peta persaingan berubah.
Marquez saat ini tampil dominan bersama Ducati dan sukses merebut gelar dunia. Di sisi lain, Honda, tim yang ia bela selama satu dekade pada 2013–2023, perlahan bangkit dan mulai konsisten bersaing di papan atas, dengan performa yang diprediksi semakin kompetitif pada tahun 2026.
Situasi ini menjadi menarik mengingat MotoGP akan mengalami perombakan besar pada tahun 2027, mulai dari penurunan kapasitas mesin dari 1000cc ke 850cc hingga pergantian pemasok ban dari Michelin ke Pirelli. Kontrak Marquez sendiri bersama Ducati akan berakhir pada akhir musim 2026, membuka ruang ekonometrik terkait langkah berikutnya.
Meski begitu, Marquez menekankan prioritas utama tetaplah performa dan kenyamanan. Selama ia merasa kompetitif dan bahagia, pindah tim bukan pilihan utama.
“Untuk tahun depan, jelas kami akan punya motor tercepat, yang merupakan hal terpenting. Namun, untuk 2027-2028, semua masih belum pasti, semua akan terbuka,” ungkapnya via GPOne, Jumat (19/12/2025).
Ia menambahkan bahwa keputusan masa depan akan sangat bergantung pada kemampuan bersaing di lintasan.
“Anda sudah lihat, jika bahagia, cepat, dan menang, saya berusaha untuk tidak bergerak. Jadi, prioritasnya adalah melaju cepat. Anda bisa melakukannya di Ducati, tapi saya juga harus memahami banyak hal dan memutuskan apa yang terbaik untuk masa depan saya,” lanjutnya.
Ketika diminta menilai peluang bertahan di Ducati dalam skala 0 hingga 10, Marquez memberi jawaban yang cukup terbuka.
“Saya tidak tahu, dari sisi saya, saya akan mengatakan delapan. Kami bekerja untuk menang dan semua pihak menginginkannya, dan itu sangat penting mengingat tahun 2027-2028,” tutupnya.
Sebagai catatan, hingga saat ini baru tiga pembalap yang dipastikan memiliki kontrak untuk MotoGP 2027, yakni Johann Zarco dan Diogo Moreira (LCR Honda), serta Toprak Razgatlioglu (Prima Pramac Racing).












