MotoGP  

MotoGP Qatar 2026 Terancam Batal, Konflik Timur Tengah Ganggu Jadwal Balap

MotoGP Qatar 2026 Terancam Batal, Konflik Timur Tengah Ganggu Jadwal Balap
MotoGP Qatar 2025 (Dok : Int).

KabarArena.com — MotoGP Qatar 2026 terancam batal digelar sesuai jadwal menyusul memanasnya konflik di Timur Tengah yang berdampak pada gangguan perjalanan global dan balap logistik.

Ketidakpastian itu diakui langsung oleh CEO MotoGP Sports Entertainment Group (MotoGP SEG), Carmelo Ezpeleta, yang menyebut peluang balapan di Sirkuit Lusail pada 10–12 April 2026 kini semakin sulit diwujudkan.

Situasi keamanan di kawasan menjadi faktor utama yang memicu kekhawatiran. Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memicu respons balasan di kawasan, sementara penutupan ruang udara ikut mengganggu transmisi internasional.

Dampaknya sudah terasa pada ajang lain, termasuk Kejuaraan Balap Ketahanan Dunia atau WEC yang lebih dulu mengadakan seri pembukanya di Qatar.

MotoGP sendiri sejauh ini masih mencantumkan Grand Prix Qatar dalam kalender resmi musim 2026 pada 10–12 April di Lusail.

Namun, Ezpeleta mengakui gagal terus berkomunikasi dengan penyelenggara di Qatar sejak beberapa hari terakhir untuk menentukan langkah berikutnya.

“Apakah mungkin kembali (ke Qatar) pada tanggal lain? Jangan cemas. Kami selalu punya Rencana B. Kita harus menunggu. Saya tak bisa bilang sekarang bahwa kita takkan pergi,” ujar Ezpeleta seperti yang dikutip Crash.net, Jumat (6/3/2026).

“Kami telah berbicara dengan Qatar sejak hari Minggu, dan kami akan mengambil keputusan. Kemungkinan kecil kami akan berangkat ke Qatar pada 12 April, tetapi saya tidak bisa mengatakan bahwa kami tidak akan pergi,” lanjutnya.

MotoGP juga menegaskan tidak mempertimbangkan penyiaran balapan ke sirkuit lain secara mendadak. Fokus utama saat ini tetap pada evaluasi jadwal dan situasi keamanan di Qatar, bukan mengganti tuan rumah seri keempat musim ini.

Sikap itu juga sejalan dengan pernyataan Ezpeleta bahwa penyelenggara memiliki rencana cadangan, tetapi bukan dalam bentuk relokasi ke venue lain.

“Pergi ke tempat lain? Tentu tidak. Apakah itu akan sesuai dengan jadwal? Kami sangat lihai membuat jadwal. Kita akan segera mengetahui sesuatu, tentu saja,” tutur Espeleta.

Ketidakpastian GP Qatar juga menambah daftar agenda balap di Timur Tengah yang berada dalam sorotan.

WEC telah berpindah seri Qatar 1812 km dari akhir Maret ke penghujung tahun, sedangkan Formula 1 masih menopang GP Bahrain pada 10–12 April, GP Arab Saudi pada 17–19 April, GP Qatar pada 27–29 November, serta GP Abu Dhabi pada 4–6 Desember 2026.

Bila situasi kawasan belum membaik, MotoGP berpotensi melakukan penyesuaian terhadap salah satu seri penting di awal musim.

Untuk saat ini, status resmi GP Qatar belum dibatalkan, tetapi pernyataan bos MotoGP menunjukkan bahwa peluang balapan berlangsung sesuai jadwal asli semakin tipis.

Nasib WEC dan Formula 1

WEC
Seri 1: Qatar 1812 km, 28 Maret 2026 (dipindah ke akhir tahun)

Formula 1
Seri 4: Sakhir, Bahrain, 10-12 April 2026
Seri 5: Jeddah, Arab Saudi, 17-19 April 2026
Seri 23: Lusail, Qatar, 27-29 November 2026
Seri 24: Yas Marina, Abu Dhabi, 4-6 Desember 2026

MotoGP
Seri 4: Lusail, Qatar, 10-12 April 2026

Exit mobile version