KabarArena.com – Satu tahun kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin sejak dilantik pada 20 Februari 2025 menandai terobosan nyata di berbagai sektor pembangunan. Salah satu capaian yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga adalah perbaikan infrastruktur jalan, yang tidak hanya melancarkan transportasi dan ekonomi, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga di ruang publik.
Melalui program 14 Program Percepatan Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), pemerintah daerah menempatkan pembangunan jalan dan fasilitas umum sebagai prioritas utama, menekankan bahwa infrastruktur bukan hanya soal transportasi, tetapi juga kualitas hidup warganya.
Jalan Mulus dan Aman: Landasan Gaya Hidup Sehat
Keluhan warga terkait kondisi jalan yang rusak selama ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tahun 2025, capaian pembangunan jalan mencakup:
- Pemeliharaan Rutin: 74 ruas jalan sepanjang 270 kilometer
- Rekonstruksi Jalan Kabupaten: 32 ruas sepanjang 28 kilometer
- Rehabilitasi Jalan Desa: 349 titik sepanjang 75 kilometer
Proyek strategis seperti pembangunan jalan beton sepanjang 2,6 km di ruas Situraja–Kiarapayung dan perbaikan ruas jalan Pondoh telah rampung. Jalan yang mulus ini tidak hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga menciptakan ruang publik yang aman untuk aktivitas fisik, seperti jogging, bersepeda, atau jalan santai.
Infrastruktur dan Aktivitas Olahraga Masyarakat
Peningkatan kualitas jalan di Indramayu memungkinkan warga memanfaatkan ruang terbuka dan jalur jalan baru untuk gaya hidup sehat. Dengan akses yang lebih aman dan nyaman, warga kini dapat melakukan:
- Jogging pagi dan sore
- Bersepeda santai maupun olahraga berkelompok
- Jalan santai untuk lansia dan keluarga
Langkah ini sejalan dengan tujuan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, karena aktivitas fisik rutin merupakan salah satu faktor utama pencegahan penyakit, peningkatan kebugaran, dan kualitas hidup.
Terobosan Infrastruktur Sebagai Bagian dari Indramayu REANG
Pemerintah daerah menekankan bahwa pembangunan jalan bukan hanya sekadar fisik, tetapi bagian dari strategi menciptakan Indramayu yang nyaman dan aman bagi warganya. Jalan yang mulus mendukung berbagai program lain, termasuk akses layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan.
Langkah ini juga menunjukkan bahwa kebijakan infrastruktur dapat menjadi sarana mendukung gaya hidup sehat, terutama bagi generasi muda dan masyarakat lansia yang membutuhkan ruang aman untuk beraktivitas fisik.
Revolusi Pendidikan dan Kesehatan
Pembangunan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam agenda pemerintahan Lucky Hakim dan Syaefudin. Melalui program Indramayu Belajar, pemerintah daerah menghadirkan berbagai inovasi di sektor pendidikan.
Salah satu program yang dijalankan adalah Sekolah Rakyat, yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah juga menghadirkan Sanggar Seni Masuk Sekolah (SSMS) untuk menyeimbangkan kemampuan akademik dengan pelestarian seni dan budaya lokal.
Di sektor kesehatan, pemerintah daerah mengambil langkah strategis dengan merencanakan pengaktifan kembali bangunan eks RS Reysa di Cikedung Lor menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Langkah ini dilakukan untuk memecah konsentrasi pasien di pusat kota sekaligus mendekatkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Indramayu Barat.
Selain pembangunan fasilitas kesehatan, pemerintah juga mengoptimalkan layanan BPJS, menurunkan angka stunting, serta menyediakan layanan cek kesehatan gratis yang telah menjangkau ribuan warga.
Sektor Agraria: Upaya Mewujudkan Petani Sejahtera
Sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional, sektor pertanian menjadi perhatian khusus pemerintah daerah. Untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani, Pemkab Indramayu membangun 31 demplot pertanian yang tersebar di seluruh kecamatan.
Demplot ini berfungsi sebagai pusat edukasi dan percontohan bagi petani dalam menerapkan teknik pertanian yang lebih efektif.
Selain itu, pendekatan alami juga dilakukan untuk mengendalikan hama tikus dengan melepas predator alami seperti ular dan burung hantu di area persawahan. Pemerintah juga memperkuat perlindungan bagi petani melalui Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk mengantisipasi risiko gagal panen.
Transformasi Digital dan Respons Cepat Warga
Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga mendorong transformasi layanan publik melalui digitalisasi. Inovasi ini diwujudkan melalui peluncuran Super Apps Wong Reang serta kanal pengaduan masyarakat Wong Reang Wadul.
Data dari Diskominfo menunjukkan bahwa dalam 100 hari pertama, terdapat 929 aduan masyarakat yang masuk melalui sistem tersebut. Dari jumlah tersebut, 871 aduan atau sekitar 93 persen berhasil diselesaikan oleh perangkat daerah terkait.
Reformasi birokrasi juga dilakukan melalui percepatan layanan perizinan usaha. Sebanyak 1.000 izin usaha telah ditandatangani secara cepat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, pemerintah juga mengisi kekosongan jabatan direksi di sejumlah BUMD seperti PT. BWI dan Perumda Tirta Darma Ayu melalui proses seleksi terbuka guna memastikan profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan daerah.
Pembangunan Berbasis Kepedulian Sosial dan Lingkungan
Kepemimpinan Lucky Hakim juga menghadirkan pendekatan sosial melalui program REANG EMAN NING SEMA (Sayangi Ibu). Program ini melibatkan aparatur sipil negara sebagai pendamping bagi para lansia, memastikan tidak ada orang tua yang terabaikan di Indramayu.
Di bidang lingkungan dan permukiman, pemerintah daerah juga membangun sejumlah fasilitas penting bagi masyarakat. Di antaranya pembangunan SPAM (sumur bor) di 16 desa untuk memperluas akses air bersih.
Selain itu, pemerintah juga membangun 184 unit SPALD atau fasilitas MCK di sembilan desa guna meningkatkan sanitasi masyarakat.
Upaya pencegahan banjir juga dilakukan melalui kegiatan normalisasi sungai dengan pengerukan di 13 muara sungai, yang bertujuan memperlancar aliran air sekaligus membantu aktivitas para nelayan.
Tantangan dan Harapan Menuju Tahun Kedua
Satu tahun kiprah Lucky Hakim dan Syaefudin telah meletakkan fondasi penting bagi pembangunan Indramayu. Meskipun banyak ruas jalan telah diperbaiki, tantangan tetap ada, terutama menjaga konsistensi pemeliharaan infrastruktur dan memastikan fasilitas ini dapat diakses secara merata hingga pelosok desa.
Dengan semangat Indramayu REANG, pemerintah optimistis pembangunan jalan mulus ini akan terus berkontribusi pada kesehatan masyarakat, aktivitas olahraga, dan peningkatan kualitas hidup warga.***










