KABARARENA.COM — Timnas Jerman kembali menelan kekecewaan di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir pada babak 32 besar usai kalah dramatis dari Paraguay melalui adu penalti. Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Die Mannschaft di fase gugur sejak menjuarai Piala Dunia 2014.
Pertandingan berlangsung sengit hingga 120 menit dengan skor imbang 1-1. Namun, Paraguay tampil lebih tenang saat adu penalti dan memastikan tiket ke babak 16 besar, sekaligus mengakhiri perjalanan juara dunia empat kali tersebut.
Hasil ini semakin mempertegas kemunduran Jerman di panggung sepak bola dunia. Sejak mengangkat trofi Piala Dunia di Brasil pada 2014, Die Mannschaft belum pernah lagi memenangkan satu pertandingan di fase gugur turnamen tersebut.
Paraguay tampil disiplin sepanjang pertandingan dengan mengandalkan pertahanan rapat dan organisasi permainan yang solid. Wakil Amerika Selatan itu mampu meredam dominasi penguasaan bola Jerman hingga laga harus ditentukan melalui adu penalti.
Kekalahan tersebut juga mencatat sejarah yang tidak diinginkan bagi Jerman. Untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia, Die Mannschaft tersingkir melalui adu penalti.
Sebelum memasuki fase gugur, performa Jerman sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda penurunan. Setelah meraih kemenangan telak atas Curacao pada laga pembuka fase grup, mereka justru kalah 1-2 dari Ekuador pada pertandingan terakhir.
Kekalahan dari Ekuador dinilai membuka sejumlah kelemahan yang kemudian berhasil dimanfaatkan Paraguay pada babak 32 besar.
Sepanjang pertandingan, Jerman tampil dominan dalam penguasaan bola. Leroy Sane, Florian Wirtz, dan Kai Havertz beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Paraguay, namun rapatnya lini belakang La Albirroja membuat peluang-peluang tersebut gagal membuahkan gol.
Justru Paraguay yang lebih dulu memecah kebuntuan menjelang turun minum. Berawal dari situasi sepak pojok, umpan Matias Galarza berhasil disambut sundulan Julio Enciso yang gagal diantisipasi Manuel Neuer.
Tertinggal satu gol membuat Jerman meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-54 ketika Kai Havertz mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan setelah menerima umpan silang Florian Wirtz dari sisi kiri.
Setelah skor menjadi 1-1, Jerman terus menekan pertahanan Paraguay sepanjang sisa waktu normal. Namun, tim asal Amerika Selatan itu memilih bertahan lebih dalam dan sesekali mengandalkan serangan balik.
Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga babak tambahan waktu berakhir sehingga pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.
Paraguay akhirnya keluar sebagai pemenang setelah tampil lebih efektif dalam tos-tosan dan memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selanjutnya, Paraguay akan menghadapi pemenang pertandingan antara Prancis melawan Swedia dalam perebutan tiket menuju perempat final.
Sementara itu, kegagalan di Piala Dunia 2026 dipastikan akan menjadi bahan evaluasi besar bagi Jerman yang kini menghadapi sorotan tajam setelah kembali gagal bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.










