KabarArena.com — Real Madrid kembali melanjutkan kiprah di LaLiga dengan membawa beban berat setelah hasil gagal di Liga Champions. Kekalahan itu membuat posisi Los Blancos merosot di fase liga dan memaksa mereka menempuh jalur yang lebih terjal untuk melaju ke babak berikutnya.
Situasi tersebut turut memicu kekhawatiran soal reaksi publik Santiago Bernabeu. Dalam beberapa pekan terakhir, suporter sempat meluapkan ketidakpuasannya terhadap performa tim di sejumlah kompetisi.
Meski begitu, menjelang laga LaLiga akhir pekan ini kontra Rayo Vallecano, pelatih Alvaro Arbeloa memilih meredam tensi. Ia menilai momen sulitnya pertarungan kebersamaan antara tim dan pendukung.
Arbeloa menegaskan dirinya tidak mengantisipasi berbagai hal negatif dari para fans saat Real Madrid kembali berlaga di kompetisi domestik.
Dukungan publik Bernabeu, menurutnya, tetap menjadi elemen penting meski tim baru saja terpukul di Eropa.
“Tidak, saya berharap Bernabeu akan bersama tim,” kata Arbeloa dalam konferensi pers, Sabtu, jelang pertandingan melawan Rayo Vallecano. “Kami tahu kami membutuhkan para penggemar.”
Ia menekankan bahwa kekuatan utama Real Madrid terletak pada persatuan antara tim dan pendukungnya.
Fokus terdekat kini adalah mengamankan tiga poin di liga demi menjaga asa dalam perburuan gelar.
“Saya selalu meminta dukungan mereka, karena bersama-sama kami lebih kuat. Tujuan kami adalah menang pada hari Minggu dan terus berjuang di liga,” lanjut Arbeloa.
Real Madrid sebelumnya menelan kekalahan 4-2 dari Benfica pada Rabu lalu. Hasil tersebut membuat mereka turun ke peringkat kesembilan klasemen Liga Champions, dengan gol penentu yang tercipta pada menit ke-98.
Posisi itu memaksa Madrid kembali berhadapan dengan Benfica dalam laga playoff pada Februari untuk memperebutkan tiket ke babak 16 besar.
Kekalahan tersebut terasa kontras karena datang setelah periode performa yang sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Di bawah kepemimpinan Arbeloa, Madrid lebih dulu tersingkir dari Copa del Rey, lalu mencatat dua kemenangan beruntun di LaLiga atas Levante dan Villarreal, sebelum kembali terpeleset di pentas Eropa.










