Tiga Kali Kalah di Injury Time, Liverpool Kehilangan Banyak Poin

Tiga Kali Kalah di Injury Time, Liverpool Kehilangan Banyak Poin
Liverpool harus pulang tanpa poin saat bertandang ke markas Wolverhampton (Dok : Int).

KabarArena.com — Petaka di menit akhir kembali menghantam Liverpool. Bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers, The Reds harus pulang dengan tangan hampa usai tumbang dramatis 1-2 dalam laga pekan ke-29 Premier League 2025/2026 di Molineux Stadium, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB.

Kekalahan ini bukan sekedar soal tiga gol yang melayang. Ini jadi kali ketiga Liverpool takluk di masa cedera waktu musim ini, alarm keras bagi tim asuhan Arne Slot yang mulai kehilangan terlalu banyak angka di momen krusial.

Duel Ketat di Molineux

Tuan rumah tampil solid sejak awal. Wolves berani menekan dan memaksa Liverpool bermain di bawah tekanan hampir sepanjang pertandingan.

Kebuntuan baru pecah pada menit ke-78 lewat Rodrigo Gomes. Gol tersebut membuat publik Molineux bergemuruh dan Liverpool berada dalam posisi tertekan.

Namun, tim tamu merespons dengan cepat. Lima menit berselang, Mohamed Salah mencetak gol penyeimbang yang sempat menghidupkan asa membawa pulang satu poin.

Saat laga terlihat akan berakhir imbang, drama terjadi di masa tambahan waktu. Pada menit ke-94, Andre melepaskan tembakan yang mengenai bek Liverpool dan berubah arah masuk ke gawang.

Gol itu memastikan kemenangan 2-1 bagi Wolves sekaligus memupus harapan The Reds.

Arne Slot: “Ini Hasil yang Benar-Benar Buruk”

Manajer Liverpool, Arne Slot, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai tim kembali gagal menjaga fokus hingga peluit akhir berbunyi.

“Ini hasil yang benar-benar buruk,” keluh Slot dalam wawancaranya di TNT Sports.

Menurutnya, Liverpool sebenarnya layak membawa pulang minimal satu poin dari laga tersebut. Ia mengakui performanya tidak maksimal di babak pertama, tetapi menunjukkan peningkatan setelah turun minum.

“Kami bermain dengan sangat buruk di babak pertama, dan performa kami meningkat di babak kedua. Di babak kedua, kami bermain dengan intensitas yang lebih baik dan kami semakin dekat untuk mencetak gol di babak kedua,” sambung Slot.

Ia juga menyoroti proses terjadinya gol kedua Wolves yang dinilai penuh keberuntungan.

“Lalu tiba-tiba kami kebobolan saat pertama mereka masuk ke area kotak penalti kami. Kami berhasil membalas gol itu dengan cepat berkat Mo Salah, namun pada akhirnya kami kalah karena bola yang mengenai kaki pemain kami.”

Terlalu Sering Tersandung di Injury Time

Slot tersebut menegaskan bahwa perusahaan harus segera berbenah. Ia menyebut Liverpool sudah terlalu banyak kehilangan poin musim ini, terutama akibat kebobolan di menit-menit akhir.

“Kami sudah terlalu banyak kalah di musim ini dan kami kehilangan banyak sekali poin. Kami kalah lagi di babak tambahan waktu, dan ini sudah kali ketiga dari 22 pertandingan kami kalah di babak tambahan waktu,” keluh manajer asal Belanda itu.

Statistik tersebut menjadi catatan serius bagi Liverpool jika ingin tetap bersaing di papan atas. Konsentrasi dan manajemen laga di fase akhir pertandingan kini menjadi pekerjaan rumah utama.

Kesempatan Balas Dendam

Menariknya, Liverpool tidak perlu menunggu lama untuk membalas kekalahan ini. Akhir pekan nanti, kedua tim kembali berhadapan di babak kelima Piala FA .

Laga tersebut menjadi momentum bagi The Reds untuk memperbaiki luka sekaligus membuktikan bahwa kekalahan di Molineux hanyalah kecelakaan sesaat, bukan pola berulang yang terus menghantui perjalanan mereka musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *